PWI Organisasi Frofesi Wartawan Independen dan Tidak Dibawah Organisasi Manapun

H. Firdaus Komar Ketua PWI Provinsi Sumatera Selatan
H. Firdaus Komar , SPd.MSi Ketua PWI Sumsel

Baturaja, cahayapenanews.com- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) merupakan organisasi profesi wartawan independen yang difasilitasi dan terverifikasi Dewan Pers dan tidak dibawah organiasi kewartawanan manapun

Statemen tersebut disampaikan Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar SPd MSi sekaligus meluruskan pernyataan salah seorang Ketua Aliansi Wartawan di OKU yang menyebutkan organisasi yang dipimpinya merupakan gabungan organisasi wartawan yang ada di Kabupaten OKU. Diantaranya PWI dan organisasi wartawan lainnya yang memiliki tujuan untuk menyatukan berbagai organisasi wartawan yang ada di Kabupaten OKU.

Dikatakan Firdaus PWI tidak bisa digabung-gabungkan dengan organisasi profesi wartawan lainnya. Karena PWI memiliki PD PRT sendiri , memiliki visi dan misi sendiri. “Pengurus PWI focus mengurus organisasinya, intinya berjalan sesuai visi dan misi organisasi masing-masing saja,” imbuh Ketua PWI Sumsel.

Pendapat serupa juga disampaikan Penasihat PWI Kabupaten Ogan Komering Ulu, Dra Leni Juwita menegaskan, bahwa PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) merupakan organisasi profesi wartawan tertua yang lahir pada tanggal 9 Februari 1946 di Kota Solo Jawa Tengah. Dalam peristiwa kelahiran PWI 75 tahun yang lalu para saksi mata sebagian dari mereka sudah tiada antara lain Moh Nasir ( ketika itu memberikan sambutan Menteri Penenrangan), Bung Tomo ( sebagai wartawan penerbitan BPRI) B.M Diah Ketua Panitia Persiapan Kelahiran PWI) , Mr Sumanang (Sekretaris Panitia yang kemudian terpilih menjadi Ketua PWI Pertama), H Surono (anggota Panitia , pernah memimpin majalah “Adil” Solo). Sebelum reformasi, PWI meurpakan satu-satunya organisasi profesi wartawan, setelah reformasi baru bermunculan organisasi profesi wartawan baik yang sudah terverifikasi maupun yang belum .

Menanggapi statemen Ketua AWAM yang menyebutkan AWAM yang dibentuk pada tahun 2006 merupakan gabungan organisasi wartawan yang ada di Kabupaten OKU diantarnya PWI,” Statemen itu harus diluruskan, karena PWI merupakan organisasi yang tegak lurus tidak berada dibawah oranisasi profesi lain, setiap organisasi profesi wartawan fockus mengurusi intern organisasinya saja, jangan mencampur adukan dengan organisasi wartawan lain, “ imbuh mantan Kettua PWI OKU Priode 2008-2010. Apalagi PWI yang usianya sudah 75 tahun dan memiliki PD PRT sendiri dan kepengurusannya tegak lurus dari pusat sampai ke kabupaten. Pada Pasal 10 BAB III disebutkan Anggota PWI tidak boleh merangkap keanggotaan organisasi kewartanan nasional lain. Secara tertib melakukan kongres, konfercab dan Konferkab. #zen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.