Dinilai Tidak Mampu Mengelola Keuangan Daerah, Ormas Dan Masyarakat Lakukan Penggalangan Dana Bantu Pemkab OKU Bayar Hutang Daerah

Baturaja, cahayapenanews.com-Gabugan Ormas dan masyarakat OKU turun kejalan lakukan penggalangan Dana secara sukarela sebagai bentuk keprihatinan atas hutang Pemerintah Daerah Kabupaten OKU yang memumpuk terhadap para Kontraktor dan PLN ditahun anggaran 2021.

Menurut koorditor aksi Josi Robet, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten OKU dinilai telah gagal dalam mengelola keuangan daerah sehingga tidak mampu mensejahterakan Masyarakat OKU. Untuk itulah mereka turun kejalan guna mengumpulkan dana seadanya sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi OKU saat ini. Dia menambahkan, dari hasil sumbangan masyarakat yang berhasil dikumpulkan kemudian akan mereka serahkan ke Pemkab OKU untuk membantu membayar hutang daerah.

Dalam orasinya Josi Robet menilai banyak para oknum yang terkesan Memaksakan kehendak terkait Proyek-proyek yang tidak prioritas hingga  berhutang. Hal tersebut dilakukan menurutnya di duga demi meraup Keuntungan Pribadi semata hingga melupakan tanggung jawabnya terhadap masyarakat.

Lanjutnya lagi, Kondisi carut marut yang menimpa OKU saat ini disebabkan pula oleh berlarut-larut nya Penetapan PJ Bupati OKU sehingga tidak adanya evaluasi bagi Kepala dinas OKU yang bermain main, tegasnya.

“Aksi penggalangan dana yang kami lakukan hari ini untuk membantu Pemkab OKU yang menanggung hutang sebesar 115 milyar. Hutang tersebut adalah hutang Pemkab OKU kepada kontraktor dan pihak ketiga tahun anggaran 2021,” terang Josi Robet.

Penggalangan dana di simpang tiga Ramayana Baturaja Selasa(25/01/2022) berlangsung damai dan dijaga oleh aparat kepolisian. Dari pantauan media ini nampak Satuan Polisi Lalu Lintas Polres OKU ikut pula membantu mengatur arus lalu lintas guna kelancaran aksi tersebut.#zen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.