Sumsel  

Rohadi: Kedatangan PLH Bupati Seakan Menabur Garam Ditengah Luka Yang Dialami Masyarakat Muara Enim

 

Palembang, cahayapenanews.com- Ketua Umum Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GARKI) Rohadi menilai Kedatangan PLH Bupati Kabupaten Muara Enim Kurniawan yang merupakan Eks kepala BKPSDM Kota palembang seakan menabur garam ditengah luka yang berkepanjangan yang tengah dialami masyrakat muara enim. Hal itu dikatakan nya saat dibincangi media ini melalui sambungan telpon selulernya, Sabtu (04/06/22).

” Kurniawan bukanya memastikan pemerintahan ini berjalan tetapi seolah sibuk mengadaikan daerah Serasan Sekundang ini kepada atasanya untuk dijadikan daerah histori bagi masyrakat seakan Kabupaten Muara Enim terdapat pahlawan daerah yang atas jasa dan kebaikanya perlu dikenang jasa-jasanya dengan mengabadikanya dalam bentuk jalan dan pojok baca. Selama satu bulan lebih kurang kurniawan masih belum menunjukkan roda pemerintahan ini akan berjalan, hal ini bisa dibuktikan dari proses pengadaan barang dan jasa yang sampai saat ini belum menunjukkan pergerakanya, kedatangan kurniawan ke bumi serasan sekundang ini seolah sibuk dalam rangkaian kegiatan cerimony saja dalam banyak kegiatan,” ujarnya.

Rohadi menambahkan bahwa, baru lebih kurang satu bulan semenjak ditunjuk menjadi PLH Bupati Muara Enim mengantikan PJ sebelumnya, Kurniawan seolah menunjukkan loyalitas dan dedikasinya sebagai PLH terhadap orang Nomor satu di Sumatera Selatan itu dengan mengadaikan dua daerah di Kabupaten Muara Enim untuk dinobatkan sebagai jalan dan taman baca Percha leanpuri.

” Belum satu minggu berlalu setelah HD meresmikan jalan percha leanpuri di Desa Ujan Mas lama, gubernur sumatera selatan itu malah merangsek dengan meresmikan pojok baca atau Taman Baca di Agro Wisata Danau Suji yang berada di Desa Lembak Kabupaten Muara Enim dengan mengabadikan nama yang sama yakni nama Percha Leanpuri,” papar Rohadi.

Sementara itu Sekretaris GARKI Suhardi yang dibincangi media ini melalui sambungan telpon seluernya mengatakan, bahwa momentum 2024 masih lama.

” Hendaknya PLH Bupati fokus dalam membenahi pemerintahan dan fokus menjalankan roda pemerintahan saja, jangan jadikan jabatan PLH ini sebagai sarana prasarana menuju 2024 mendatang. Jangan jadikan masyrakat muara enim seolah terhutang budi dengan pemberian dan menyematan nama percha leanpuri tersebut, sehingga masyrakat beranggapan kalau ini merupakan hadiah yang meski dibalas. Bahwa kegiatan peresmian taman baca ini benar-benar menyakiti hati dan perasaan rakyat, bagaimana tidak ditengah kesulitan ekonomi harga-harga kebutuhan pokok seperti cabe, bawang, dan kebutuhan pokok lainya yang melonjak tinggi harga dipasaran gubernur sumatera selatan itu malah meresmikan taman pojok baca yang mengunakan nama almarhum anakya itu di kab muara enim yang pengunaan anggaranya itu tidak sedikit,” jelasnya.

Menurut Suhardi, pembukaan pojok baca percha leanpuri tersebut tidak terlalu urgent sehingga Gubernur Sumsel tidak meski harus mengunakan helikopter yang tentu cos transportasinya tidak sedikit dan cukup menyedot anggaran APBD orovinsi, “lebih baik gubernur sumatera selatan fokus menangulangi kemiskinan di Sumsel yang semangkin hari semangkin bertambah jumlahnya,”imbuhnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.