Dijanjikan Dapat Pendampingan Pengobatan Dari Pemerintah, Ternyata Hanyalah Janji

BATURAJA, CAHAYAPENANEWS.COM-Masih ingat nasib Aldo Novanza (10) warga Desa Ulak Lebar Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang mengalami kelainan kelamin sejak lahir, dimana kini dirinya dan keluarga dapat tersenyum lembar lantaran mendapat bantuan fasilitas dari yudi Purna Nugraha, SH (YPN) dalam pengobatan dirinya.

Sebelumnya, keluarga Harto Yadi selaku orang tua dijanjikan oleh Pemerintah Kabupaten OKU akan mendapatkan perhatian khusus dalam pengobatan anaknya tersebut, dimana keluarganya dijanjikan oleh orang nomor satu di Kabupaten OKU yakni PJ Bupati OKU agar mendapatkan fasilitas kesehatan dan pendampingan khsus dari Dinas terkait untuk perawatan dan penyembuhan anaknya, namun sepertinya janji hanyalah tinggal janji.

Seperti di lansir dari salah satu media online yang memberitakan Pj Bupati OKU memberikan bantuan kepada penderita Atresia Ani yang diderita Aldo Novanza pada awal tahun 2023 yang lalau (19/1). Dimana dalam pernyataan nya, orang nomor satu di Kabupaten OKU mengatakan akan meminta kepada Dinas Kesehatan OKU, untuk melakukan pendampingan pengobatan terhadap Aldo, agar bisa mendapat pengobatan secara maksimal.

Aldo Novanza Didampingi Kedua Orang Tuanya

“Rencana tanggal 23 bulan ini ananda Aldo ini akan berangkat ke Palembang, nah kita akan bantu, kita antar dan saya tadi meminta Dinkes untuk menyiapkan seorang perawat mendampingi ke Palembang,” kata Teddy yang dikutip dari laman detiksumsel.com.

Selaku ibu dari Aldo, Yanti Fatimah mengakui bahwa janji yang diberikan tidak pernah terealisasi, tidak ada pihak Dinas kesehatan ataupun tenaga medis yang melakukan pendampingan terhadap upaya pengobatan anaknya tersebut.

“Tidak ada pendampingan seperti yang dijanjikan, bahkan waktu kami mau berangkat ke Palembang, seluruh ambulan baik itu Ambulan Puskesmas maupun Ambulan Rumah Sakit Umum tidak bisa mengantarkan kami ke Palembang dengan alasan Libur Nasional, sehingga kami pun terpaksa menggunakan angkutan umum berangkat ke Palembang, pemerintah hanya mengganti ongkos ke Palembang,” tuturnya.

Ditambahkan nya, sebelum itu keluarganya sempat frustasi dalam upaya pengobatan anaknya tersebut lantaran keterbatasan ekonomi, untuk itu keluarganya sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah.
Sementara itu, Ketua DPC LSM Geram yang juga selaku Relawan YPN bidang kesehatan dan Pendidikan, Sampurna menuturkan, pihaknya mendapat informasi dari Kepala Desa Ulak Lembar terkait adanya warganya yang saat ini menderita kelainan kelamin dan sangat membutuhkan bantuan dalam pengobatan.

“Mendapat Informasi dari pemerintah setempat, Kami Relawan YPN langsung bergerak cepat untuk memberikan bantuan terhadap Aldo Novanza mulai dari administrasi untuk mendapatkan fasilitas BPJS Kesehatan hingga akomodasi antar jemput dari rumah ke rumah sakit dan kembali lagi ke rumah menggunakan Ambulan YPN,” katanya.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya sudah 3 kali melakukan pendampingian terhadap Aldo Novanza, dimana pada Senin (18/9/23) pihaknya kembali mengantarkan Aldo Novanza menggunakan Abulan YPN dari rumahnya ke Rumah Sakit Muhammad Husen Palembang terkait rencana akan dilakukan oprasi terhadap Aldo Novanza,” terang Sampurna.

Terpisah, Harto Yadi, selaku orang tua Aldo Novanza menyampaikan ucapan syukur dan rasa terimakasih atas bantuan dari YPN yang diberikan ke keluarganya, menurutnya, bantuan tersebut sangat dirasakan keluarganya dalam upaya pengobatan anaknya.

“Keperdulian YPN melalui LSM Geram Banten terhadap kami yang begitu besar sangat kami rasakan, kepedulian terhadap masyarakat, ini baru benar-benar membantu dengan rasa ketulusan. bagaimana tidak bantuan program sosial secara gratis benar-benar dapat kami rasakan.Bantuan dari YPN menimbulkan semangat baru bagi kami selaku orang tua,” ungkap Harto.

Dikatakannya, saat ini kondisi anaknya masih dalam tahap pemantauan tim Medis RS Muhamad Husen Palembang untuk dilakukan pengecekan secara intensif dan selanjutnya akan dilakukan oprasi.

“Saat ini kami masih menunggu jadwal oprasi dari pihak rumah sakit, namun jika belum mendapatkan jadwal oprasi sembari menunggu hasil pemeriksaan kami diperbolehkan pulang dulu ke Ulak Lebar, dan pihak Relawan YPN sudah menyatakan siap menjumput dari Rumah Sakit di Palembang,” pungkasnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ypn