BATURAJA, CAHAYAPENANES.COM-Masyarakat Desa Lubuk Batang Lama Kecamatan Lubuk Batang OKU meminta kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raja untuk segera mencabut aliran Air Minum lantaran dinilai tidak ada manfaat.
” Kami meminta kepada perusahaan daerah air minum untuk segera mencabut intake PDAM yang mengalirkan air bersih ke daerah kecamatan batumarta yang berada di desa kami, karena tidak ada manfaat nya sama sekali bagi kami masyarakat Desa Lubuk Batang Lama,” ungkap Paruk Ketua BPD Desa Lubuk Batang Lama, Ahad (8/9/2025) di Baturaja.
Padahal, tambah Faruk, dalam mendukung PDAM untuk penyediaan air bersih mereka secara sukarela telah menghibahkan lahan perkebunan maupun perkarangan untuk dilalui galian pipa PDAM sepanjang 3 km TANPA ganti rugi. Akan tetapi mirisnya aliran air minum (PDAM) ke desa mereka justru diputus hingga memaksa mereka secara mandiri membuat sumur gali karena larangan pemerintah untuk tidak mandi, mencuci maupun memasak menggunakan air sungai, ungkap nya.
” Kami merasa pengorbanan kami hanya sia-sia atau lebih tepatnya di ibaratkan air susu dibalas dengan air tuba. Berdirinya pengolahan air bersih milik PDAM di Desa Lubuk Batang Lama justru menimbulkan konflik serta permasalahan yang sangat merugikan masyarakat desa lubuk batang lama diantaranya:
1. Konflik batas desa dengan desa lekis rejo
2. Pembuangan libah yang dialirkan ke sungai.
3. Limbah yang di buang merusak perkebunan masyarakat sehingga tanaman mati dan tidak bisa ditanami kembali.
4. Kurangnya perawatan mengangkibatkan Kebocoran Aliran pipa sepanjang 3km yang airnya meluap kejalan membuat jalan desa kami rusak,” Ujar Faruk. (zen)











