PJ Bupati OKU Siap Fasilitasi Pelantikan Pengurus KONI OKU 2022-2026 Dan Berjanji Tuntaskan Soal Reward Atlit Berprestasi Porprov Sumsel XIII OKU Raya 2021

BATURAJA,CAHAYAPENANEWS.COM-Penjabat Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MSi siap memfasilitasi pelantikan M Fahruddin, Ketua KONI OKU terpilih dan seluruh pengurus periode 2022-2026.

Ketua KONI OKU M.Fahrudin Menyampaikan Maksud dan Tujuan Terkait Audiensi

Tempat pelantikan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati OKU. Soal waktunya akan diatur kemudian. Berkoordinasi dengan Bagian Prokopin (Protokol dan Komunikasi Pimpinan) Setda OKU. Serta Bagian Umum dan Perlengkapan OKU.

Demikian diungkapkan Teddy Meilwansyah saat menerima audiensi jajaran pengurus harian KONI OKU yang dikomandoi M Fahruddin. Audiensi berlangsung di Rumah Dinas Bupati OKU, Minggu (18/3/2022) pukul 16.10 WIB.

“Atas nama pribadi dan pemerintah OKU saya menyampaikan ucapan selamat kepada kanda M Fahruddin. Atas telah terpilihnya sebagai Ketua KONI OKU 2022-2026. Serta selamat kepada pengurus yang telah bergabung untuk memajukan dunia olahraga di Kabupaten OKU ini,” ujar Teddy Meilwansyah yang mengaku baru pulang dari dinas luar.

Jika melihat dari komposisi pengurus yang ada ini kata Teddy, dirinya yakin dunia olahraga OKU akan lebih maju lagi. Dibawah kepemimpinan M Fahruddin dan jajaran pengurus lainnya harapan Teddy KONI OKU akan bisa lebih banyak berbuat lagi untuk kemajuan dunia olahraga di OKU.

“Semoga kita (pemerintah OKU) dan KONI OKU bisa bersinergi. Untuk memajukan dunia olahraga di kabupaten OKU yang kita cintai ini,” tegas Teddy.

Sebelumnya, dalam pertemuan tersebut M Fahruddin menyampaikan tiga hal. Pertama soal pelantikan pengurus KONI OKU periode 2022-2026 hasil Musyorkablub, 23 Juli 2022 lalu.

M Fahruddin meminta kesediaan Penjabat Bupati OKU H Teddy Meilwansyah untuk memfasilitasinya. Sekaligus bisa hadir saat pelantikan nanti. Audiensi dibuka dengan pengantar (MC) Wakil Ketua KONI OKU Bidang Data Rafli Suhandi.

Kedua, terkait soal penyelesaian uang reward (penghargaan/bonus) bagi atlit beprestasi pada Porprov Sumsel ke XIII di OKU Raya 2021.

“Soal penyelesaian uang bonus (reward) ini Pak Bupati. Sudah banyak kami mendapatkan pertanyaan dan desakan dari para atlit berprestasi pada Porprov Sumsel 2021 di OKU Raya. Termasuk juga keluhan dari para orang tua atlit itu sendiri. Kami khawatir hal ini akan berdampak pada Porprov Sumsel 2023 yang akan datang,” kata M Fahruddin.

Ketiga soal realisasi anggaran KONI OKU 2022 dan anggaran untuk menghadapi Porprov ke XIV Tahun 2024 di Kabupaten Lahat.

Mengenai hal pertama sudah terjawab seperti tersebut di atas. Lalu, prihal kedua soal reward atlit OKU pada Porprov Sumsel 2021 di OKU Raya. Teddy Meilwansyah secara sepintas sudah mendapat laporan dari Kadispora OKU.

Namun, secara detilnya, Teddy mengetahui saat audiensi tersebut. Terlepas dari itu semua kata Teddy soal reward ini akan dituntaskan.

“Sudah sewajarnya mereka bertanya. Dan memang kita harus memperhatikan serta memprioritaskan penghargaan bagi atlit berprestasi pada Porprov Sumsel 2021 itu. Saya janji ini akan kita tuntaskan,” tegas Teddy Meilwansyah

Namun soal besaran akan disesuaikan dengan anggaran APBD OKU yang ada.

“Jangan juga kita membandingkan dengan kabupaten lain yang memang anggarannya (APBD) besar. Seperti Kabupaten Muba dan Muara Enim. Tidak fair juga jika OKU dibandingkan dengan kedua daerah tersebut. Tetapi percayalah sekali lagi saya berjanji akan menuntaskan reward ini. Mudah mudahan pada APBD Perubahan ini akan kita selesaikan,” katanya lagi.

Diskusi

Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah membuka ruang diskusi (tanya jawab) bagi peserta audiensi.

Dalam diskusi ada tiga usul. Pertama dari Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran, Supiyati Ginting. Soal reward atlit berprestasi di Porprov Sumsel 2021 hendaknya segera dibagikan, tahap pertama ini berapa pun besarnya.

Ketua Bidang Media dan Humas Purwadi melengkapi pernyataan Supiyati Ginting. Menurut Purwadi penundaan pencairan reward karena besarannya kurang memadai.

Sehingga ada kesepakatan pengurus Cabor dan Dispora OKU yang rapat di KONI OKU Juni lalu sepakat untuk ditunda menunggu penambahan uang reward pada APBD perubahan 2022.

Penjelasan Purwadi dan usul Supiyati Ginting dilengkapi oleh Wakil Ketua KONI Bidang Pembinaan Prestasi H Ahmad Ziadi. Pria yang juga masuk dalam pengurus KONI sebelumnya membenarkan bahwa penundaan tersebut berdasarkan kesepakatan pengurus Cabor dan Dispora OKU.

Tetapi, kata Ziadi sebenarnya pihak KONI OKU sudah mengusulkan jauh sebelumnya soal reward ini. Entah apa kendalanya sehingga anggaran yang ada belum mencukupi untuk sesuai dengan Perbup Bupati OKU soal reward tersebut.

“Anggaran yang ada Rp 1 M tetapi itu tergabung dengan atlit MPCI (atlit penyandang cacat). Sehingga kalau dibagikan dengan atlit masih dipandang kurang memadai. Sementara dari Dispora OKU sempat memberikan angin segar kepada Cabor OKU beprestasi paling tidak menerima Rp 15 juta untuk beregu (tim). Atau sesuai Perbup OKU,” papar Ziadi.

Ziadi juga menyampaikan strategi pembinaan atlit OKU untuk meningkatkan prestasi. Ziadi mengusulkan agar Pemkab OKU membuat lembaga khusus (pusat penggemblengan prestasi atlit).

“Pembinaan atlit ini kita ambil satu atau dua cabor unggulan. Yang benar-benar untuk mendulang medali dan prestasi bagi OKU,” papar Ziadi.

Berikutnya usul Ketua Bidang Pembinaan Hukum Keolahrgaan Qory Indrawan. Menurut Qory, untuk mengatasi keterbatasan anggaran, hendaknya melalui Pemkab OKU, khususnya Pj Bupati OKU Teddy Meilwansyah agar memfasilitasi dengan perusahaan yang beroperasi di OKU. Dan berikutnya kata Qory soal ruang kantor KONI OKU supaya bisa menampung semua pengurus. Khususnya Bidang-bidang.

Atas usul saran tersebut. Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah sekali lagi berjanji akan menuntaskan soal reward atlit berprestasi pada Porprov Sumsel 2021 lalu.

“Tetapi, kita patut berbangga meski anggaran terbatas kita masuk dalam 4 besar hasil poprov Sumsel 2021. Ini kebanggaan kita. Dan mari kita pupuk jiwa patriotisme atlit kita ini. Agar terus berjuang untuk membela OKU demi kemajuan olahraga di OKU,” tegas Teddy.

Mengenai strategi pembinaan atlit kata Teddy akan dibahas lebih lanjut dengan KONI dan Dispora OKU.

Soal pihak ketiga yang bisa dijadikan mitra dan bapak angkat untuk cabang olahraga (Cabor), Teddy berjanji akan mengundang perusahaan yang ada di OKU. Termasuk manajemen Perbankan di OKU untuk duduk satu meja membahas hal ini.

Peserta audiensi dari KONI OKU dipimpin langsung M Fahruddin. Para wakil Ketua Hadir, diantaranya Ferlan Juliansyah (Wakil Ketua Bidang Sains dan Teknologi), Rafli Suhandi (Wakil Ketua KONI Bidang Data).

H Ahmad Ziadi (Wakil Ketua KONI Bidang Pembinaan Prestasi), Saputra Susanto (Wakil Ketua KONI 6). Wiwin Kusuma (Wakil Sekretaris II). Dan para ketua-ketua bidang.

Pj Bupati OKU didampingi Plt Asisten II Setda OKU, Delly Octavian SP MM dan perwakilan dari Dispora OKU, Mul. (humas/ zen pur)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.