BATURAJA,CAHAYAPENANEWS.COM- Front Perlawanan rakyat (Zikrullah) mengatakan, bahwa perjuangan mimbar bebas yang mereka lakukan, tak lain adalah menuntut diturunkan nya tarif air minum seperti semula. Menurutnya, pergerakan mereka ini adalah murni memperjuangkan hak masyarakat OKU atas kenaikan tarip PDAM yang membabi buta.
” Perjuangan Fron Perlawanan Rakyat dan Aliansi Masyarakat Sipil adalah murni untuk kepentingan masyarakat banyak tanpa ada embel embel sedikitpun. Mari kita bersama sama memperjuangkan apa yang menjadi hak masyarakat. Untuk itu, kami meminta kepada Bupati OKU, tolong dengarkan aspirasi masyarakat, tolong dengarkan jeritan kesulitan masyarakat OKU yang saat ini terbebani atas kenaikan tarif PDAM. Kami meminta kepada DPRD agar segera melakukan rapat dengar pendapat bersama Bupati OKU,”tegas Zikullah.
Selain mimbar bebas yang dilakukan di Depan Rumah Dinas Bupati OKU Kamis (11/9/25). Terpantau, Front Perlawanan Rakyat dan Aliansi Parlemen Jalanan Memajang Petisi Tolak Kenaikan Tarif PDAM Tirta Raja. Selain itu, mereka membagikan pula selebaran pernyataan sikap kepada kendaraan bermotor yang melintas.

Adapun isi dari pernyataan sikap Front Perlawanan Rakyat & Aliansi Parlemen Jalanan tersebut sebagai berikut:
Assalamualaikum Wr. Wb
Salam Demokrasi!!
Salam Perjuangan!!
Salam Dari Rakyat Tertindas!!
Sehubungan dengan naiknya Tarif PDAM OKU diluar kewajaran dan kesanggupan pelanggan serta berdampak langsung dengan roda perekonomian masyarakat OKU, “kebijakanb membabi buta” yang diambil Pemerintah ini adalah sebuah kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat yang kemudian melahirkan kesengsaraan di tengah tengah kehidupan masyarakat OKU.
Kita ketahui bersama, bahwa kenaikan tarif PDAM ini Tidak Memiliki Dasar Hukum yang jelas, baik secara aturan dalam Permendagri, Perda, maupun Perbup. Maka dari itu, kami yang tergabung dalam Front Perlawanan Rakyat dan Aliansi Parlemen Jalanan mengajak seluruh lapisan masyarakat OKU yang terkena dampak atas kebijakan tersebut, untuk bersama sama menolak kenaikan tarif PDAM OKU dan mengembalikan tarif ke harga seperti semula.
Wassalaamualaikum Wr. Wb.
Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan..!
Itulah isi pernyatan sikap Front Perlawanan Rakyat dan Aliansi Parlemen Jalanan.

Sementara itu, hal senada disampaikan oleh Muhamad Aldimandaura. Menurutnya, Bupati OKU harus meninjau ulang kenaikan tarif PDAM Tirta Raja yang telah menjadi beban masyarakat. ” Ditengah himpitan ekonomi masyarakat, seharusnya Bupati lebih memikirkan kepentingan masyarakata yang terkena dampak. Jelas kenakian tarif PDAM tidak sesuai dengan regulasi yang ada (red Permendagri), lantaran cuma berdasarkan SK Bupati.

“Terkait kenaikan Tarif PDAM, Pemerintah seharus nya dapat melihat dan mempertimbangkan dari sisi kewajaran dan kesanggupan masyarakat, serta produk hukumnya pun harus jelas. Kami berharap, Bupati OKU dapat mendengarkan apa yang menjadi aspirasi dan jeritan masyarakat,” Ujar Mandau panggilan akrabnya.
Dari pantauan wartawan, Nampak aparat Kepolisian dan TNI berjaga memberikan Pengamanan jalan nya aksi mimbar bebas.(zen)











